Selasa, 19 Juni 2012

Pengertian Harapan

Teori Dasar :
Harapan adalah keyakinan emosional pada kemungkinan hasil positif yang berhubungan dengan kejadian dan keadaan hidup. Harapan membutuhkan tingkat ketekunan yaitu percaya bahwa sesuatu itu mungkin terjadi bahkan ketika ada indikasi sebaliknya. Rasa keyakinan dalam pengertian ini sangat dekat dengan makna yang diberikan kepada iman.

Contoh termasuk harapan yaitu berharap untuk mendapatkan kaya, berharap seseorang yang sembuh dari penyakit, atau berharap bahwa seseorang memiliki perasaan timbal balik cinta.




Artikel :

Jembatan Harapan


Sore itu perasaan Gedok sedang sangat kelam. Sepulang dari kerja ia langsung menyelonong masuk ke rumah dan berbaring di ranjangnya. Bagaimana perasaannya tidak kelam, dia sedang menanggung hutang ratusan juta rupiah!?!

Setahun yang lalu dia meminjam uang kepada beberapa relasi dekatnya. Bunga dari pinjaman tersebut dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Gedok menggunakan uang tersebut untuk membuka sebuah cafe. Bisnisnya berjalan lancar sekali, pengunjung cafe tersebut semakin banyak dan dia terus menambah fasilitas cafe-nya untuk menarik pengunjung lebih banyak lagi.

“Saat ini uang laba masih saya putar untuk mengembangkan cafe.” kata Gedok pada temannya yang waktu itu bertanya mengapa Gedok tidak membeli mobil. Tapi tiba-tiba sebulan yang lalu cafe itu terbakar habis. Ludes semua! Bahkan Gedok masih harus membayar beberapa perabot yang baru saja diantarkan minggu sebelumnya. Gedok panik dan takut tidak bisa membayar hutangnya pada kerabatnya. “Tidak enak hati. Tapi saya harus katakan saya belum bisa membayar hutang-hutang saya. Entah kapan bisa membayarnya, saya sama sekali tidak punya uang!” panik Gedok dalam hati.

Gedok adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan asing. Gajinya sedang-sedang saja, justru karena itulah ia membuka bisnis cafe untuk meningkatkan taraf hidupnya. Tapi ternyata musibah kebakaran itu terjadi. Rasa gundah tentang bagaimana caranya bisa membayar hutang-hutangnya menghantui setiap menit hari-harinya. Menyiksa! Bahkan niatan bunuh diri sempat terlintas di benaknya. Dalam keadaan setengah tidur dan setengah sadar, Gedok merasakan dirinya berada di sebuah pantai yag indah. “Sungguh, padahal saya waktu itu sedang tidur-tiduran di ranjang saya!” cerita Gedok pada pacarnya. “Saya berdiri membelakangi lautan yang sedang tenang di suasana sore hari yang teduh.

Tiba-tiba di hadapan saya berdiri banyak orang dalam formasi setengah lingkaran. Mereka terlihat begitu damai dan berwibawa. Ada yang memakai jubah putih panjang dengan jenggot dan rambut putih, ada yang memakai jas seperti seragam jenderal, ada wanita yang seperti peri, pokoknya mereka terlihat seperti malaikat yang ada di film-film! Dan mereka semua memandangi saya dengan senyum yang kalau kamu lihat akan membuat kamu damai.” lanjut cerita Gedok pada pacarnya. Gedok mengatakan seolah mereka sudah mengetahui permasalahan yang terjadi dalam hidup Gedok. Kemudian mereka berkata pada Gedok sambil menunjuk ke arah kanan atas, “Lihatlah ke lembah impian yang tercapai…” Lalu Gedok melihat ke sisi kirinya, “Di atas lembah di sebelah kiri langsung muncul gambaran film. Dan yang menjadi layarnya yang lebar itu adalah langit biru yang teduh.

Di film itu saya melihat saya sedang duduk di sebuah kantor. Mereka berkata – “Itulah kamu sedang berada di kantor pribadi kamu. Kamu adalah pemilik beberapa cabang cafe yang tersebar di seluruh kota.” – Saya bilang ke mereka boro-boro saya menjadi pemilik perusahaan itu, toh sekarang saya sedang dililit hutang dan tidak tahu kapan bisa membayarnya.” Kemudian para malaikat itu menunjukkan gambar-gambar lainnya. “Lalu saya melihat kamu di layar itu. Kamu sedang mengajar di hadapan para mahasiswa. Kamu terlihat sangat percaya diri dan menguasai materi yang kamu bawakan. Setelah itu saya melihat gambar ayah yang sedang mengawasi sebuah supermarket. Kemudian ada gambar ibu tapi tubuh ibu terlihat begitu langsing dan dia sedang mengelola sebuah restoran.”

Para malaikat mengatakan, “Itulah masa depan kalian, impian yang tercapai.” Gedok menjawab, “Tapi sekarang ayah saya hanya memiliki toko sederhana. Tiap malam ia hanya menonton TV dan tertidur di sofa sampai acara TV selesai. Ibu saya gemuk lagipula ia hanya ibu rumah tangga yang sekali-kali membantu ayah di toko. Sedangkan saya saat ini sedang terlilit hutang, entah bisa bangkit atau tidak. Mana mungkin itu adalah masa depan kami?” Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di depan Gedok diikuti siluet jembatan melengkung yang mengarah ke lembah impian yang tercapai. “Kebanyakan dari kalian tidak pernah melanjutkan hidup. Kalian hanya terpaku di tempat. Atau bahkan kalian membuat jembatan ke arah yang berlawanan. Ayah dan ibu kamu membangun jembatan ke arah yang berlawanan.

Coba kamu renungkan apa yang mereka selalu utarakan?” tanya salah seorang malaikat berjenggot putih pada Gedok. “Ayah sering bilang rejeki sudah dipatok dan mustahil dia menjadi kaya karena orang tuanya dulu pun mengatakan hal yang sama.” Lalu muncul gambaran ayahnya di samping Gedok dengan pijakan-pijakan jembatan yang mengarah ke arah sebaliknya. “Kamu lihat kan, pikiran dan ucapan ayah kamu membuat jembatan ke arah yang berlawanan? Begitu juga yang terjadi dengan ibumu, dia tidak pernah mengembangkan potensinya. Makanya jembatan mereka mengantar mereka ke kehidupan sekarang ini, bukan ke masa depan yang semestinya menjadi potensi mereka.

Sedangkan kamu hanya terpaku di tempatmu saja. “Bagaimana lagi? Saya sudah tidak tahu lagi harus ngapain. Sudah ludes semua!”. “Buatlah harapan. Harapan akan membuat kamu tetap hidup. Saat ini apa yang paling kamu harapkan?” “Saya hanya berharap saya bisa berbicara dengan baik-baik dengan kerabat saya dan menegosiasikan perpanjangan waktu untuk membayar hutang-hutang saya.” Tiba-tiba muncul sebuah pijakan di hadapan Gedok. “Apa ini?” tanya Gedok. “Jembatan harapan mulai terbangun. Jembatan ini terbuat dari harapan. Dan harapan akan membuat kamu tetap hidup.” Kemudian Gedok terbangun dengan masih terngiang kata “Harapan akan membuat kamu tetap hidup” di pikirannya. “Saya bermimpi, tapi mimpi itu nyata banget!” kata Gedok menutup percakapannya dengan pacarnya.


Dalam hidup kadang kita dihadapkan pada situasi yang membuat kita depresi dan sangat tertekan. Di saat seperti itu seolah tidak ada jalan keluar yang bisa ditemukan. Maka kata bunuh diri bisa terngiang di pikiran dan terdengar menjadi satu-satunya solusi. Tapi ada satu hal yang perlu kita ingat, di hadapan kita selalu terdapat berbagai potensi masa depan terbaik yang bisa kita capai dalam hidup ini. Jika saya memprogresi para klien saya ke masa depan mereka, mereka akan melihat potensi masa depan mereka begitu mengagumkan.

Dan masa depan yang dimunculkan oleh alam bawah sadar itu adalah masa depan yang sangat mungkin diraih karena itu merupakan projection dari segala potensi/talenta yang ada di dalam diri kita. Ada sebuah cerita ilustrasi di mana seorang anak perempuan remaja selalu melihat gambaran-gambaran yang tersorot dari dahi setiap orang. Anak perempuan itu kemudian menanyakan hal tersebut pada mamanya, “Ma, apa sih gambaran-gambaran yang selalu aku lihat di depan dahi setiap orang?” Jawab mamanya, “Oh, itu adalah masa depan mereka yang tercipta dari pikiran, ucapan dan tindakan mereka. Tapi nak, coba kamu lihat gambaran-gambaran yang ada di atas kepala mereka.

Itulah masa depan terbaik yang semestinya bisa mereka raih. Kamu lihat di dahi pemuda itu tersorot dia akan meninggal akibat HIV/AIDS karena kemarin dia baru saja berhubungan seksual dengan salah seorang wanita pengidap HIV+ yang dia temui di pesta. Padahal kamu lihatkan, di atas kepalanya ada gambaran dia sedang memandang gedung pencakar langit miliknya yang dia namakan sesuai namanya?”

Selalu ada potensi masa depan terbaik yang sedang terbentang di hadapan kita yaitu di lembah impian yang tercapai. Dan impian itu bisa kita capai dengan membangun jembatan harapan langkah demi langkah. Pacar saya, Gunawan, mengatakan jembatan harapan itu adalah planning yang kita buat dalam meraih goal kita. Tapi saya lebih suka menyebut jembatan itu adalah harapan-harapan yang kita buat dimulai dari posisi kita sekarang sampai ke impian terindah kita. (Bisakah Anda melihat perbedaan pola pikir kami?)

Gunawan adalah dominan otak kiri yang selalu merasionalkan segala hal dan saya adalah dominan otak kanan yang selalu mengikuti hati dan keindahan). “Apa pun boleh hilang. Asal jangan hilang harapan” (kata-kata ini saya kutip dari kartu nama seorang guru spiritual yang saya kagumi dan saya menambahkan) karena harapan membuat kita tetap hidup. www.nathaliainstitute.com

Sumber: http://www.andriewongso.com/awartikel-1273-Artikel_Tetap-Jembatan_Harapan



Pendapat saya sendiri :

menurut saya sendiri harapan adalah sesuatu yang kamu inginkan terjadi tapi kadang tidak kamu dapatkan. Sesuatu yang kamu perjuangkan tapi tidak selamanya layak kamu miliki. Sesuatu yang indah untuk kamu bawa ke dalam khayalan dan kamu harus mencubit dirimu sendiri untuk bisa bangun menghadapi kenyataan.

Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.

Bila seorang telah menginjak dewasa, maka ia merasa sudah dewasa, sehingga sudah saatnya mempunyai harapan untuk dicintai dan mencintai. Pada saat seperti ini remaja banyak mengkhayal.

Pengertian Kegelisaan

Teori Dasar :
Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan menipakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala; memandang jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya; duduk termenung sambil memegang kepalanya; duduk dengan wajah munmg atau sayu, malas bicara; dan lain-lain.
Kegelisahan menipakan salah satu elcspirsi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, behwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.

Artikel :

Kegelisahan dan Ketakutan Manusia


Kehidupan manusia sekarang ini semakin maju, didukung dengan teknologi yang semakin memudahkan manusia dalam menjalankan aktivitas dan kehidupannya sehari-hari. Gerak manusia semakin cepat, setiap aktivitas yang dikerjakan dikontrol oleh agenda yang senantiasa dibawa serta, mereka merasa selalu diburu waktu seakan waktu 24 jam sehari tidaklah cukup. Kehidupan seakan berjalan seperti rutinitas yang senantiasa harus dilakukan untuk mencapai 'tujuan hidup', tanpa menyampingkan hal lain, seperti kesehatan dan kebutuhan spiritual, hanya terfokus pada pekerjaan dengan dipenuhi oleh pikiran kesenangan yang akan didapat di masa yang akan datang.

Di balik itu semua, secara jujur, maukah Anda mengakui bahwa Anda merasa gelisah? Apakah kadang Anda merasa takut dan susah hati menjalani hidup yang itu-itu saja? Kalau jawabannya 'ya', jangan khawatir, karena itu adalah hal yang wajar dialami oleh manusia bahkan mungkin sampai saat kematian menghampirinya.

Kegelisahan dan kesedihan merupakan suatu kejahatan kembar yang datang beriringan dan bergandengan. Mereka hidup bersama-sama di dunia ini. Jika Anda gelisah, maka Anda akan merasa susah dan sedih, begitu pun sebaliknya. Kadangkala kita berupaya untuk menghindari mereka, lari dari kenyataan, tetapi tetap saja mereka akan senantiasa hadir dalam diri kita. Kejahatan kembar ini bukan untuk dihindari, tetapi bukan berarti kita membiarkan mereka untuk mengalahkan kita. Kita harus mengatasi mereka dengan usaha kita sendiri, dengan kemantapan hati dan kesabaran, dengan pengertian benar dan kebijaksanaan.

Kegelisahan yang timbul dalam diri kita sebenarnya dibuat oleh kita sendiri, kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan yang melambung serta kesalahan dalam menilai setiap kejadian atau benda. Hanya jika kita dapat melihat suatu kejadian atau benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang membawa kekacauan dalam pikiran yang tidak terlatih.

Sang Buddha bersabda, "Di mana pun rasa ketakutan muncul, ia hanya akan muncul pada orang yang bodoh, tidak pada orang yang bijaksana." Ketakutan tidaklah lebih dari keadaan pikiran yang dapat menjadi subyek untuk mengendalikan dan memimpin, penyalahgunaan pikiranlah yang menghasilkan ketakutan, penggunaan yang benar akan mewujudkan harapan dan cita-cita dan dalam hal ini pikiran sepenuhnya tergantung pada diri kira sendiri.

Ada pepatah yang berbunyi, "Alam telah menganugerahi manusia untuk dapat mengendalikan seluruh isinya, kecuali satu hal, yaitu pikiran." Kenyataan ini diperkuat dengan kenyataan tambahan bahwa segala sesuatu yang diciptakan manusia dimulai dalam bentuk pikiran, hal ini menuntun kita untuk menyadari bahwa ketakutan dapat diatasi. Rasa ketakutan, kegelisahan, dan kecemasan yang tidak berlebihan merupakan naluri alamiah untuk menjaga diri, tetapi jika berlebihan akan menjadi musuh bagi manusia itu sendiri.

Seorang ahli anatomi terkemuka dari Inggris suatu ketika ditanya oleh muridnya tentang obat terbaik untuk mengatasi ketakutan, dan jawabnya adalah, "Cobalah untuk mengerjakan sesuatu untuk orang lain." Murid tersebut merasa heran atas jawaban yang diberikan, kemudian sang guru meneruskan, "Anda tidak dapat memiliki dua pikiran yang berlawanan pada waktu yang sama, salah satu pikiran akan mengusir pikiran yang lain. Jika suatu saat pikiran sedang terpusat untuk menolong orang lain tanpa mengharapkan apa pun, maka rasa ketakutan tidak akan muncul di dalam pikiran pada waktu yang sama."

Hal-hal berikut bisa kita sadari dan mungkin dilakukan untuk melatih pikiran kita agar kita tidak memberikan kesempatan kepada kejahatan kembar untuk menumpangi pikiran kita:

- Jangan bertentangan dengan hukum alam.
Hiduplah sesuai dengan hukum alam, mengikuti jalan kehidupan yang benar dan melakukan jasa-jasa dan kebaikan. Mungkin Anda adalah manusia modern yang sangat sibuk, tetapi sisihkanlah waktu Anda walaupun sedikit untuk membaca buku-buku yang bernilai. Kebiasaan ini akan memungkinkan Anda untuk melupakan kecemasan dan mengembangkan batin. Jangan lupa bahwa Anda juga merupakan makhluk beragama, sisihkan waktu untuk menunaikan kewajiban agama, seperti membaca parita suci.

- Kenalilah lingkunganmu.
Kita tidak dapat menyelami kehidupan orang lain yang sesungguhnya, seperti mengerti kehidupan orang lain yang tingkat sosial ekonominya berbeda dengan kita. Jika kita sehat, kita tidak dapat mengetahui bagaimana rasanya sakit atau cacat. Kurangnya pengalaman seperti itu membuat rasa toleransi kita kurang karena toleransi lahir hanya dari pengertian, sedangkan pengertian tidak dapat timbul tanpa adanya pengalaman. Karena itu, mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin dari semua segi kehidupan merupakan hal yang baik dan menyadari bahwa kita tidak selalu hidup dalam keadaan mewah.

- Ketidakbahagiaan manusia.
Sang Buddha mengajarkan bahwa ketidakbahgiaan datang dari keinginan yang rendah, egois, hanya mempedulikan diri sendiri, dan jika tidak terpenuhi, maka akan menyebabkan kesusahan dan kegelisahan. Cara untuk menghindari kegelisahan itu adalah dengan menyingkirkan semua keinginan rendah yang menyebabkannya. Sesungguhnya kita bukan menikmati kesenangan tetapi dikuasai oleh kesenangan itu.

- Waktu akan menyelesaikan masalah.
Apa pun kesulitan kita, bagaimanapun beratnya, semuanya dapat diselesaikan oleh berlangsungnya waktu. Sadarilah bahwa kesulitan itu ada akhirnya, jangan menyita waktu kita hanya untuk memikirkan masalah yang berlarut-larut, lebih baik memikirkan hal lain yang lebih bermanfaat.

- Kebahagiaan dan materialisme.
Kebahagiaan tidak dapat dipenuhi hanya dengan materi, kekayaan tidak dapat dibawa serta ketika kita mati. Hal ini bukan berarti seseorang tidak boleh mencari kekayaan, tetapi jangan melekat padanya dan carilah dengan cara yang benar, jangan dengan berjudi atau menindas orang lain. Sang Buddha bersabda, "Diberkatilah mereka yang mencari nafkah tanpa merugikan orang lain."

- Kendalikan pikiran.
Pikiran manusia sangat mempengaruhi badan jasmaninya. Jika pikiran dibiarkan berfungsi tidak benar, maka pikiran tersebut dapat menyebabkan sakit pada tubuhnya, dan besar kegunaan yang dihasilkannya bila pikiran dipusatkan pada hal-hal yang benar yang berujung pada keseimbangan dan ketenangan. Sang Buddha bersabda, "Tidak ada musuh dapat mencelakakan seseorang sampai separah yang disebabkan oleh pikiran yang jahat, kejam, membenci, dan iri hati."

- Bertindaklah bijaksana.
Manusia seharusnya menyadari bilamana ia sedang lemah, atau bila ia cukup berani untuk menghadapi ketakutan, besar hati dan keras hati di dalam mempertahankan kejujuran, tetapi bersikap rendah hati dan lemah lembut di dalam kemenangan.

- Kerendahan hati.
Kerendahan hati merupakan ciri dari orang yang berbudi dan patokan untuk mempelajari perbedaan antara yang ada dan yang belum terjadi. Sang Buddha sendiri memulai kepemimpinannya dengan membuang atribut kebangsawanannya dan dalam pengungkapan atau perumpamaan yang seringkali beliau katakan tidak pernah bernada sombong.

- Jangan menyia-nyiakan waktu.
Dengan menyia-nyiakan waktu, Anda akan merugikan bukan hanya diri sendiri tetapi juga orang lain, karena waktu yang Anda miliki sama banyaknya dengan waktu yang dimiliki oleh orang lain.

- Kesabaran dan toleransi.
Bersabarlah terhadap segala sesuatunya. Kemarahan akan menuntun seseorang menuju rimba yang tidak memiliki jalan setapak untuk dilalui. Kata-kata kasar bagaikan anak panah yang ditarik dari busurnya, tidak akan dapat ditarik kembali. Tanamkan sikap toleransi karena toleransi membantu menghindari keputusan yang dibuat dengan terburu-buru.

-Balaslah kejahatan dengan kebaikan.
Jangan berpandangan sempit bahwa Anda hanya dapat belajar sesuatu dari orang yang baik pada Anda, tetapi ada banyak hal yang dapat dipelajari juga dari musuh-musuh Anda. Musuh tidak akan dapat dihindari apabila kejahatan yang mereka perbuat kita balas dengan kejahatan lagi, karena jika berbuat demikian, maka makin banyak musuh yang datang. Cara yang paling baik adalah dengan memancarkan cinta kasih dan kemurahan hati kepada mereka, jika Anda merasa bahwa Anda-lah yang bersalah jangan ragu untuk meminta maaf kepadanya, niscaya pertentangan tidak akan berlanjut.

- Memiliki cinta kasih.
Jagalah diri agar senantiasa penuh dengan simpatik, ramah, dan cinta kasih yang tulus tanpa mengharapkan balasan apapun walaupun ketika teman atau orang yang Anda cintai tidak mengacuhkan kebaikan Anda. Seseorang seharusnya tidak boleh bergantung pada orang lain untuk kebahagiaannya. "Ia yang mengharapkan kepuasan dari orang lain adalah lebih hina daripada seorang pengemis yang berlutut dan menangis untuk memohon sepotong roti demi kelangsungan hidupnya."

- Menghindari makanan dan minuman yang memabukkan.
Alkohol, obat bius, ekstasi, ganja, dan lain sebagainya hanya mengakibatkan lemahnya kesadaran dan merugikan diri sendiri dan orang lain. Sebagai makhluk hidup, kita harus dapat melatih pengendalian diri kita dan membedakan antara yang baik dan yang jahat.

- Uruslah urusanmu sendiri.
Sang Buddha bersabda, "Janganlah engkau memperhatikan kesalahan orang lain dan hal-hal yang dikerjakan maupun yang tidak dikerjakan oleh orang lain, karena engkau sendiri juga mempunyai kewajibanmu sendiri yang dilaksanakan maupun dilalaikan." Selain itu, Beliau juga bersabda, "Ia yang senantiasa mengamati kesalahan orang lain dan senantiasa lekas marah, maka kekotoran batinnya akan bertambah, ia akan jauh dari penghancuran kekotoran batin." Janganlah berhenti berbuat baik hanya karena dikritik, justru itu merupakan kesempatan baik untuk menemukan kelemahan yang tidak dapat ditemukan sendiri. Sebaliknya jika ingin mengkritik orang lain, lakukanlah dengan benar, jangan menambah musuh hanya karena mengkritik orang lain. "Tak pernah ada dan tidak akan pernah ada, sekarang pun tidak, bahwa seseorang terus-menerus dicela sepenuhnya, atau terus-menerus dipuji."

- Jangan cemas.
Rahasia kebahagiaan dan keberhasilan hidup terletak pada pelaksanaan apa yang patut untuk dilaksanakan sekarang, bukan mengkhawatirkan yang telah lalu dan yang akan datang. Jangan cemas hanya karena memikirkan masa depan dan jangan habiskan waktu hanya untuk menyesali hal yang telah berlalu.

- Tonggak keberhasilan.
Kegagalan merupakan tonggak keberhasilan, belajar dari kegagalan akan menuntun kita ke arah keberhasilan, dengan kegagalan membuat kita mudah menghargai kemenangan.

- Akhir yang damai.
Orang seringkali mengkhawatirkan kematian, padahal kematian bukanlah hal yang luar biasa untuk ditakuti, perasaan takut mati bersarang di dalam pikiran kita. Kemelekatan pada kehidupan di atas bumi merangsang ketidakwajaran dan ketakutan akan kematian. Ia akan hidup dalam ketakutan bahwa penyakit atau kecelakaan akan menghabisi hidupnya. Tidak ada orang yang dapat hidup bahagia dalam badai ketakutan seperti ini. Hal ini dapat diatasi dengan melupakan keakuan dalam memberikan pelayanan kepada orang lain dan mengembangkan cinta kasih. Laksanakan kewajiban dan tugas selama hidup dan hadapilah kematian dengan gagah berani dan penuh kedamaian, maka suatu saat Anda akan dapat mencapai keadaan tanpa kematian dan kebahagiaan nan abadi.

Jika kita senantiasa belajar bagaimana membahagiakan orang lain dan hanya mengisi pikiran dengan hal-hal yang baik dan bermanfaat, maka kita akan selalu berada dalam suasana hati dan pikiran yang tentram dan bahagia. Hal ini disebabkan karena pikiran tidak mengizinkan kegelisahan, kesedihan, dan ketakutan menguasai kita, dan akhirnya bukan tidak mungkin jika kebahagiaan sejati dapat tercapai. 
Sumber :http://rannie-winoni.blogspot.com/2010/01/kegelisahan-dan-ketakutan-manusia.html




Pendapat saya sendiri:
kegelisahan merupakan rasa kekhawatiran yang ada dalam diri manusia, rasa ini disebabkan karena kurang tentramnya jiwa seseorang tersebut, atau rasa tidak tenang (tidak sabar) yang menyebabkan rasa gelisah ini mincul.
Pada hakekatnya sebab-sebab orang gelisah disebabkan karena rasa takut pada hak-haknya. Namun terlepas dari itu usaha untuk mengatasi kegelisan sangatlah perlu. Yaitu dengan dimulai dari diri kita sendiri, dengan bersikap tenang dan tidak terbawa pengaruh emosi dalam jiwa kita. Karena jiwa kita sendirilah yang dapat kita kontrol untuk terlepas dari rasa kegelisahan.

Selasa, 01 Mei 2012

Pengertian Tanggung Jawab

Teori Dasar :
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tangung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

Contoh Orang Bertanggung Jawab :
 
bonar ialah seorang pegawai yang tekun dalam melaksanakan tugasnya. Ia datang sebelum waktu kerja dimulai. Tanpa banyak bicara dikerjakan tugasnya. Setelah selesai tugas yang dikerjakan, ia memberikan hasil pekerjaannya kepada atasannya sebagai pertanggungjawabannya. Ia pun tidak banyak hilir mudik dikantornya untuk persoalan kepentingannya sendiri, seperti buang air, mencari inakanan atau minuman. Ia pun pulang pada waktu jam kantornya usai. Bila ada pertanyaan dari atasannya tentang pekerjaan yang dilakukan, ia pun memberikan jawaban secara baik dan pasti. Ia dapat memberikan pertanggungjawaban atas tugas-tugas yang diberikan kepadanya, sehingga konduitenya baik, naik pangkat pada waktunya, dan memperoleh penghargaan khusus waktu tertentu.
 Sumber : http://sosialdasar.blogspot.com/2011/03/manusia-dan-arti-tanggung-jawab.html
Artikel : 
Dasar dari seluruh elemen masyarakat adalah sebuah keluarga muslim. Pembinaan keluarga muslim berwujud pendidikan Islam dan pelaksana utama dari pendidikan ini adalah seorang ibu muslimah. Tegaknya sebuah keluarga muslim memberikan andil yang sangat besar bagi terlaksananya dakwah islamiyah. Islam memberikan tanggung jawab yang begitu agung kepada keluarga baik dia seorang ayah maupun ibu untuk memberikan pendidikan, pengetahuan, dakwah dan bimbingan kepada anggota keluarga. Pembinaan yang demikian inilah yang akan menyelamatkan dan memberikan penjagaan kepada diri dan keluarga sebagaimana perintah Allah :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَائِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَا يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS at-Tahrim : 6 )

Dalam hal ini Ali -radhiallahu 'anhu- dan Ibnu Abbas -radhiallahu 'anhu- menyatakan "berikanlah pendidikan, ajarilah dengan ketaatan kepada Allah, serta takutlah dari kemaksiatan. Didiklah anggota keluargamu dengan dzikir yang akan menyelamatkan dari api neraka" ( Ibnu Katheer & At tabari).

Berkaitan dengan tanggung jawab keluarga muslimah ini Nabi Muhammad -shallallahu alaihi wa sallam- menerangkan secara umum tanggung jawab seorang pemimpin dengan sabdanya :

أَلَا كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، فَالْأَمِيرُ الَّذِي عَلَى النَّاسِ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُمْ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ بَعْلِهَا وَوَلَدِهِ وَهِيَ مَسْئُولَةٌ عَنْهُمْ، وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْهُ، أَلَا فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ

Artinya : "Ketahuilah bahwa kalian semua adalah pemimpin, dan kalian akan ditanya tentang kepemimpinan kalian. Pemimpin di antara manusia dia akan ditanya tentang kepemimpinannya. Laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya dan dia akan ditanya tentang kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin dalam rumah tangga serta anak-anak suaminya dan dia akan ditanya tentang mereka. Budak/ pembantu adalah pemimpin dari harta tuannya dan dia akan ditanya tentangnya. Ketahuilah bahwa kamu sekalian adalah pemimpin dan kalian akan ditanya tentang tentang kepemimpinannya" (HR Bukhari dan Muslim)

Apabila kita timbang tanggung jawab seorang suami dengan seorang isteri maka akan kita dapatkan bahwa tanggung jawab seorang isteri sangatlah besar. Karena dialah yang melahirkan sang anak, menyusuinya, dan menemani serta mendidik anak dari jam ke jam, hari ke hari. Bahkan ketika seorang anak masih balita, kemudian menginjak remaja dan menjelang dewasa, di dalam rumah maupun di luar rumah sang ibu senantiasa mewarnai bentuk kehidupan sang anak. Hingga mungkin sang ayah telah tiada maka ibulah yang tetap mendampingi putranya untuk menyongsong masa depan. Inilah hikmah diperintahkannya wanita untuk berada di rumahnya. Allah berfirman :

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Artinya : "Dan hendaknya kalian tinggal di rumah-rumah kalian dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu." ( QS Al Ahzab : 33)

Sumber : http://www.artikelislami.com/2010/04/tanggung-jawab-keluarga-islami.html



Pendapat saya sendiri :
menurut saya Arti tanggung jawab sendiri adalah, sebuah kewajiban yang harus kita penuhi. Kewajiban itu telah kita pilih, maka kita harus menaati semua peraturannya, dan juga konskuensinya. Kita telah memilih menjadi seorang mahasiswa, maka kita harus menjalani kehidupan layaknya seorang mahasiswa. Dan, kita harus menerima tata tertib seorang mahasiswa juga.
Tanggung jawab hanya dapat ditemukan oleh diri kita sendiri. Bukan ibu, ayah, atau kereabat kita yang membentuk pribadi itu. Jadi, mulailah melatih pribadi yang bertanggung jawab atas segala kewajiban yang harus dipatuhi!




Nama : Fitra Darmawan
NPM  : 52411910
Kelas  : 1IA07

Pembuatan Film Pendek The Psycho


Setelah sukses dalam video Cerpen Copet Merantau ,P2M kembali berniat memproduksi short film lainnya kali ini berencana membuat Skuel ke 2 dari Copet Merantau ,"di Cerpen Copet Merantau,adegan stuntman cuma sedikit,koreonya juga kurang banyak gerakannya ,jadi yang kedua ini di The Psycho,kami akan lebih mengandalkan koreo dan stuntman""Ujar Hendra ' aktor utama Copet Merantau,,dan kemungkinan Besar Hendra akan menjadi Aktor Utama lagi dalam The Psycho.

selain mengandalkan Koreo, The Psycho juga akan lebih banyak menghadirkan efek-efek Visual ''Ujar Darma Nazgul' selaku Diretor and Editor Utama di P2M Productions.



Darma Nazgul Menambahkan Bahwa film pendek kali ini merupakan Film pendek yang diprepare paling dalam efek-efeknya,,dibandingkan THE HEXE, film pendek The Psycho jauh lebih dapet jalan ceritanya.,juga memerlukan property yang banyak,dan belum lagi latihan stuntman dan koreo yang matang.


Berikut adalah Cuplikan Sinopsis Ceritanya :
Ketika tim P2M productions berencana membuat sebuah video,mereka pun mencari sebuah tempat,,hinggah akhirnya mendapatkan lokasinya ditempat terpencil..
ketika sudah sampai,sebuah masalah pun muncul, salah satu Crew menghilang secara misterius,semua crew pun mencarinya dimana-mana,,hinggah muncul sesosok penampakan seorang Psikopat,,ternyata lokasi syuting mereka adalah tempat kediaman Psikopat,semua pun jadi kacau,sebagian crew mementingkan dan menyelamatkan dirinya masing-masing,mereka tidak bersatu...
dapatkah mereka bersatu lagi & berhasilkah mereka menyelamatkan diri??
Tunggu saja Film pendeknya...

LIHAT JUGA VIDEONYA KONSEP & PROJECT AWAL DIBAWAH INI:




Banyak kendala juga yang dialami dalam pembuatan film ini ,seperti lokasi syuting yang masih belum pasti,dan waktu syutingnya. banyak para crew yang lagi sibuk maupun sedang Ujian di perkuliahannya maupun di sekolahannya.
Diperkirakan Pembuatan Film pendek ini juni nanti...

Nama : Fitra Darmawan
NPM  : 52411910
Kelas  : 1IA07

Pembuatan Film Pendek THE HEXE


The Hexe adalah sejenis Film pendek yang bertema Penyihir, awalnya saya dan teman-teman hanya iseng-iseng membuat sebuah video efek sihir pada harry potter,,khususnya saya sendiri sangat hobi dalam bidang Editor Video Visual effects.
dan setelah hasil editannya sudah jadi saya pun menguplodnya ke youtube,.teman-teman pun suka dan tertarik dan berencana membuat sebuah film pendek bertema penyihir.
kami sebelumnya memang tergabung dalam suatu komunitas P2M,hinggah kini P2M juga memilik format sebagai P2M PRODUCTIONS, yang berguna untuk memproduksi video-video, saya sendiri pun menduduki posisi sebagai Director(sutradara) dan Editor.

awalnya kami rapat dan brifing mengenai rencana pembuatan THE HEXE,.The Hexe sendiri berasal dari bahasa Jerman yang menpunyai arti PENYIHIR..
kami juga banyak terinspirasi oleh Film Harry Potter

saat trailer awal THE HEXE  muncul,banyak yang memberi respon positif maupun negatif.
saat itu ada 3 orang dari Komunitas HMC yang merupakan teman dekat P2M,mereka ingin bergabung dan bermain di THE HEXE,kami pun dengan senang hati menerima tawaran tersebut,.disamping aktornya bertambah,kami pun mendapatkan Editor tambahan dari Komunitas HMC,kami juga mendapatkan sesorang dari luar HMC yang ahli dalam bidang angle kamera,dia juga sangat mendalami bidang Broadcasting

rencananya pengambilan gambar akan dilakukan pertengahan bulan Juni ini lhooo!!!!
Dukung kami ya....
dan doakan agar film pendek ini berjalan lancar....

VIDEO TRAILERNYA BISA DILIHAT DISINI :



Nama : Fitra Darmawan
NPM  : 52411910
Kelas  : 1IA07

Aksi MAGICku in Monas

Saat itu saya dan teman-teman sangat capek dan jenuh sekali dengan padatnya jadwal kuliag,hampir setiap hari dari pagi sampai sore.,belum lagi dengan tugas-tugas yang menumpuk ,ditambah banyak praktikum-praktikum.
oleh karena itu kami merencanakan refresing,saat itu semua setuju tujuan kemonas.
karena saya seorang Magician,telintas dalam pikiran saya,saya akan sambil melakukan aksi-aksi sulap seperti Street magic ,dan lain-lain..temen-temen pun setuju dan siap membantu.
Konsep awal sebelum perjalanan dimulai kami pun Brifing dulu di sebuah Kosan ucok dan Rois,saya memberi usul bahwa konsep pembuatan videonya adalah Street Magic dan menghilangkan Monumen Nasional.dan semua sepakat.
sesampai disana ,saya melihat tidak sesuai kondisinya,sesuai yang saya mau..setelah berkeliling dulu,akhir saat berpoto-poto saya pun mendapat kosep baru yaitu Menghilangkan Gedung Pertamina,.setelah saya prepare dan latihan ,


Ternyata kondisinya juga tidak mendukung,dan akhirnya kami semua sepakat bahwa konsepnya adalah Menghilangkan LOGO Gedung Pertamina.
Selain Aksi Menghilangkan Logo Gedung Pertamina ,saya juga melakukan Street Magic,menghibur dengan Sulap yang bertipe sulap-sulap dijalan dengan Pengunjung Monas Lainnya.



SAKSIKAN JUGA VIDEONYA DIBAWAH INI :
 (Menghilangkan Logo Gedung Pertamina)

Nama : Fitra Darmawan
NPM  : 52411910
Kelas  : 1IA07

Selasa, 24 April 2012

Pengertian Pandangan Hidup

Teori Dasar :
Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati, Karena itu ia menentukan masa depan seseorang. Untuk itu perlu dijelaskan pula apa arti pandangan hidup. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya.


Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul sekita atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu lama dan terus-menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar ini manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.
 Sumber : http://yanuar.kutakutik.or.id/all-life/pandangan-hidup/







 Artikel :

Pandangan Hidup Menentukan Gaya Hidup

Berbicara tentang pandangan hidup, maka tidak akan terlepas dari al-qaidah fikriyah yakni landasan dalam berfikir. Dalam hal ini apa-apa yang menjadi dasar pemahaman seseorang dalam berkehidupan. Seseorang akan berjalan di bumi ini dengan pandangan hidup yang akan dipantulkan kepada perilaku dan perkataannya. Pandangan hidup kapitalistik yang ber-asas-kan manfaat dan hanya memikirkan materi serta menjadikannya sebagai tujuan hidup, akan membuahkan pemahaman hedonisme yang mewarisi gaya hidup konsumtif pada masyarakat dewasa ini. Sebagai contoh, tidak sedikit masyarakat Indonesia, khususnya kaum hawa yang tergila-gila dalam memenuhi keinginannya untuk mengikuti trend fesyen.
Berbagai cara dilakukan sekalipun harus mengorbankan idealisme dan pengaturan-pengaturan dalam agama. Bahkan mereka merelakan diri diperbudak oleh fesyen dengan menjadi pelanggan setia berbagai merk-merk produk fesyen terkenal yang tentu tidak murah harganya. Pandangan hidup kapitalistik juga menyebabkan generasi-generasi bangsa larut dalam keliberalan sistem pergaulan, gaya hidup bebas yang melegalkan generasi muda tenggelam dalam narkoba, seks bebas, dan aborsi. Komnas perlindungan anak pun merilis pada tahun 2007 sekitar 11,7 juta anak putus sekolah. Dan tak kalah mengejutkan lagi ketika KPI juga merilis laporan pada tahun 2008 pada anak-anak sekolah menengah pertama (SMP) bahwa 97% mengaku pernah menonton film porno, dan 93,7% remaja SMP mengaku pernah berciuman serta happy petting alias bercumbu berat, dan lebih mengejutkan 62,7% remaja SMP mengaku sudah tidak perawan lagi. Belum lagi fakta miris yang menunjukkan bahwa negeri muslim terbesar ini, justru sangat parah dalam hal aborsi. Sekitar 2,6juta balita diaborsi setiap tahunnya.
Tak berhenti sampai disitu. Sistem pendidikan kita juga semakin diwarnai kapitalisme melalui sekulerisasi dan liberalisasi pendidikan. Wujud nyatanya adalah semakin dijauhkannya pemahaman-pemahaman bahwa islam adalah pandangan hidup yang telah dibawa oleh rasulullah Muhammad saw, serta semakin gencarnya para generasi bangsa dicekoki ilmu-ilmu yang menjurus kepada kapitalisme, sehingga terbentuklah generasi materialis dan individualis.
Fakta gaya hidup ala kapitalisme sudah semakin menggerogoti masyarakat Indonesia. Ia bak virus yang tak terdeteksi namun semakin merusak perlahan. Tatanan kehidupan pun disusupi dan dihancurkan sejengkal demi sejengkal, diantaranya adalah sistem pergaulan liberal yang serba bebas, sistem ekonomi kapitalis, hingga sistem pemerintahan pun menganut kapitalisme. Juga pada sistem yang lain di dalam kehidupan. Di sisi lain, masyarakatpun semakin materialistis dikarenakan pandangan hidup kapitalistik yang standarnya adalah kemaslahatan yang bersifat relatif dan kondisional. Masyarakat diarahkan untuk memuaskan material atau jasadiyah yang menjadi tolok ukur kebahagiaan atau tujuan tertinggi pada pandangan ini. Lantas kemudian mencampakkan agama jauh-jauh dari kehidupan (sekuler). Pandangan hidup seperti inilah yang akan menyebabkan gaya hidup yang akan membawa bencana, baik bagi pribadi, keluarga, dan masyarakat luas. Karena masing-masing lini dari benteng pertahanan pemahaman tersebut, yakni penyusupan pada masing-masing tatanan (sistem) kehidupan mempunyai ikatan yang erat dan saling mengikat. Maka untuk merubah gaya hidup masyarakat harus dilakukan suatu "action" untuk berubah menuju pandangan hidup yang paripurna dan benar dibandingkan pandangan hidup yang lain, dalam hal ini kapitalisme.
Berfikir untuk pandangan hidup yang sebenarnya.
Setiap masalah pasti memiliki sebab dan akibat, api dan asap, cause and symptoms, akses dan ekses. Seorang dokter akan mengetahui bahwa fokus dalam pengobatan bukanlah paint, tapi hurt. Seseorang yang terkena sakit demam panas tinggi harusnya bukan berfokus pada panasnya, namun justru kepada yang menyebabkan panas. Masalah yang terjadi kepada masyarakat juga sama, ada cause dan ada symptoms, ada penyebab ada gejalanya.
Gaya hidup liberal, pergaulan yang amburadul, dan pendidikan yang parah, bukanlah sebab yang menjadikan bencana dalam kehidupan. Lebih tepatnya ini adalah akibat dari pemikiran yang mendasar dari pandangan hidup kapitalisme yang tidak sesuai fitrahnya manusia, yakni sekulerisme yang menjauhkan agama sejauh-jauhnya dari kehidupan. Maka diperlukan peningkatan taraf berfikir masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan dan gaya hidup yang kebablasan. Meningkatnya taraf berfikir inilah yang nantinya akan membawa perubahan dalam kehidupan, bahkan lebih jauh lagi perubahan pada sistem pendidikan, ekonomi, sains dan tekhnologi, akhlak, dan lainnya. Meningkatnya taraf berfikir akan mengkristalisasi dan membentuk suatu cara pandang seseorang terhadap kehidupan yang lazim disebut sebagai way of life. Pandangan hidup yang kuat dan paripurna yang menjadi standar kolektif masyarakat, yang mendorong dan menginspirasi mereka.

Islam adalah sebuah pandangan hidup
Islam, agama paripurna dan paling akhir yang diturunkan Allah SWT kepada rasulullah Muhammad saw. Islam tak hanya sekedar peraturan-peraturan yang bersifat teoritik, tapi juga sebuah pandangan hidup yang sesuai fitrah manusia dan menjawab semua problematika umat. Jadi, islam adalah satu-satunya pandangan hidup yang diamanatkan kepada umat manusia oleh Sang Pencipta alam semesta.
Barangsiapa mencari agama selain agama islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (TQS. Ali Imran : 85)
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah (dengan) sebenar-benar takwa kepadaNya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama islam. (TQS.Ali Imran:102)
Akidah islam adalah akidah kaum muslim, yang didasarkan pada keimanan bahwa Allah Swt adalah satu-satunya Ilah (Zat yang ditaati), dan bahwa Muhammad saw adalah utusanNya yang paling akhir. Akidah islam memberikan penjelasan yang memuaskan terhadap problematika pokok manusia, yaitu tentang awal mula dan tujuan hidup, serta memandu manusia untuk memahami apa yang harus dia yakini dan apa yang tidak boleh dia imani. Islam, sebagai solusi akhir bagi problematika pokok manusia, telah memberikan pedoman menyeluruh bagi umat manusia dalam menjalani kehidupannya. Aturan demi aturan yang berkaitan dengan segala perilaku manusia telah diatur dalam hukum-hukum syari'at yang menyeluruh, lengkap, dan sempurna.
Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Ku-cukupkan bagimu ni'mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (TQS. Al-Maidah: 3)
Hanya dengan kembali kepada pemahaman yang shahih tentang islam, dan menjadikannya sebagai pandangan hidup kaum muslim mempunyai harapan untuk bangkit dari keterpurukan yang dialaminya saat ini, hingga kemudian menyadari keluasan dan kekomprehensifan islam sebagai pandangan hidup yang akan membentuk gaya hidup islami. Pandangan hidup islami akan terlindungi dan terjaga jika syari'at islam diterapkan secara kaffah baik bagi individu, keluarga, masyarakat, dan bernegara. Wallahu a'lam bishshawab. 
Sumber : http://www.ccde.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=398:pandangan-hidup-menentukan-gaya-hidup&catid=2:sorotan&Itemid=3 



Pendapat Saya Sendiri :
Menurut saya pandangan hidup sangat berpengaruh pada kesuksesan hidup seseorang, Pandangan Hidup merupakan sebuah pola pikir seseorang,dan tujuan hidup. 
Pada dasarnya kehidupan ini menyenangkan bagi manusia, karena bumi dan alam sekitarnya sudah dipersiapkan sedemikian rupa oleh Allah untuk mendukung kehidupan manusia. Ciri kesenangan inilah kemudian mendominasi pandangan hidup kebanyakan orang sehingga menjadikan "kesenangan" itu sebagai identifikasi dari kehidupan itu sendiri. Pandangan yang demikian itu direkam dalam surah al Hadid; di mana digambarkan bahwa yang dianggap kehidupan yang sesungguhnya ialah; permainan, senda gurau, kemegahan, perlombaan memperkaya diri, dan memperbanyak keturunan/pendukung (Q/57:20). Hal ini lebih diperjelas dalam surat Ali `Imran dimana digambarkan bahwa manusia menjadi tertarik mencintai segala yang menggiurkan, di antaranya; wanita-wanita, putera-puteri, emas dan perak yang bertumpuk-tumpuk, kendaraan pilihan, ternak dan sawah ladang. Semua itu adalah kenyataan-kenyataan yang sudah sangat dikenal oleh semua manusia, dan sebagian mereka sempat merasakan nikmatnya.
Pada dasarnya hal itu semua tidak pada tempatnya untuk dibenci atau diremehkan, karena kesemuanya itu adalah sebahagiaan dari nikmat Allah yang dipersiapkan untuk mendukung kehidupan manusia. Namun pemanfaatannya harus sesuai dengan petunjuk penggunaannya, dan ini terkait dengan pola hidup.

Nama : Fitra Darmawan
NPM  : 52411910
Kelas  : 1IA07